Menomersatukan Kemerataan

Apakah kalau Ramadhan berlalu, Anda masih ingat puasa? Puasa adalah prinsip dan moral perilaku yang bisa diaktualisasikan, yang kita wujudkan dalam kehidupan, melalui sistem perilaku, mekanisme sosial serta segala tatanan kehidupan bersama, kapan saja dan di mana saja.
Misalnya ideologi kenegaraan dan kemasyarakatan yang menomersatukan distribusi dan pemerataan, sesungguhnya itu merupakan manifestasi dari prinsip puasa.
Karena kuat kita bisa genggam kekuasaan sampai setingkat itu, kita bisa rengkuh omset ekonomi sangat tinggi, kita bisa mentang-mentang atas orang lain di banyak sektor. Tapi karena eksistensi dan kepentingan diri kita ini kalah penting dibanding keperluan bersama dan kebahagiaan kolektif, maka kita mempuasainya.
Semakin tinggi kadar puasa sosial kita, semakin luas radius puasa horisontal kita maka darajah dan karamah akan melejitkan kita semakin dekat kepada kasih sayang Allah.
Persoalannya apakah kita berpendapat bahwa kasih sayang Allah itu tak terhingga lebih mahal dibanding jumlah deposito dan banyaknya perusahaan kita, ataukah kita beranggapan sebaliknya.

~ by samsira on 6 November 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: