Shalawat: Merintis Perlawanan Terhadap Dajjalisme

Kita tentu pernah mendengar nama Dajjal. Dajjal itu salah satu pekerjaannya adalah membelah dunia dan kehidupan manusia menjadi dua kutub. Dua kutub inilah yang menjadi poros dan titik tolak dari cara pandang dan cara tindak banyak orang. Ada Timur ada Barat. Ada Utara ada Selatan. Ada atas ada bawah. Ada pusat dan pinggiran. Dan seterusnya. Kutub-kutub ini sangat rentan untuk membenihkan bibit-bibit perlawanan antar penghuni kutub membenihkan bibit-bibit kerusakan di antara mereka. Dajjal adalah pelaku utama yang memberikan apa muatan yang musti dikandung bibit-bibit itu.
Pengkutuban berlaku di berbagai bidang kehidupan manusia, mulai dari ekonomi, sosial, budaya, politik dan seni. Dalam kesenian misalnya itu bisa terlihat dari bahwa ada mekanisme produsen-konsumen, pedagang-pembeli, penonton-yang ditonton.

Demikianlah misalnya dalam kesenian moderen selalu ada pertunjukan yang dihadiri oleh penonton. Penonton membayar sekian untuk membeli dagangan yang berupa pertunjukan itu. Persis jual beli. Penonton adalah pihak lain dari orang-orang yang sedang menyuguhkan pertunjukan.

Dalam acara-acara shalawat kita mencoba untuk tidak memakai cara berpikir seperti pertunjukan dengan menghancurkan batas antara keduanya. Tak ada penonton tak ada pementas. Yang ada adalah kebersamaan, saling men-subyeki acara. Artinya apa antara kita masing-masing adalah satu himpunan satu keluarga. Tidak sebagaimana dalam pertunjukan moderen itu.

Itulah beda antara acara sholawatan (yang bersama-bersama) dengan dunia seni moderen.

~ by samsira on 30 November 2007.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: