Shalawat: Kenapa Harus Dengan Musik

Di dalam acara-acara shalawatan kita biasanya juga diiring oleh musik. Kenapa memakai musik? Karena musik berhak masuk surga. Seluruh peralatan-peralatan musik itu kita ajak mencintai Rasulullah. Kita tidak egois dalam bershalawat. Jadi itu prinsipnya sangat sederhana. Bukan soal mencampuradukkan antara seni dan agama. Sebab begitu agama lahir belum terbedakan apakah ini seni atau agama. Pada awalnya tak ada beda antara keduanya.

 Kata seni baru muncul ketika orang-orang (moderen) mencoba menarik dan mengambil jarak dari dirinya sendiri kemudian menatapinya dari kejauhan, kemudian mereka mengatakan dan merumuskan dirinya sendiri seraya memunculkan nama-nama untuk memberi tanda bagai bagian-bagian dari hidupnya. Maka muncullah istilah, ini seni, ini sosial, ini hukum dan lain seterusnya.

Dalam keberagamaan yang total sudah tak terasa lagi apakah ini agama atau seni. Yang menjadi masalah dan tentunya yang kita rasakan adalah apakah sesuatu itu benar atau tidak. Apakah sesuatu itu semakin mendekatkan kita kepada Allah dan Rasul-Nya atau tidak.

~ by samsira on 30 November 2007.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: