IFTITAH

Kalau negara tidak merasa perlu tahu apakah engkau dan keluargamu bisa makan atau tidak
Kalau para pejabat yang engkau upah bisa tidur nyenyak sementara kalian suami istri bertengkar karena sekilo beras
Kalau orang-orang besar, kalau organisasi-organisasi, lembaga-lembaga, tidak menyapamu dan tidak bertanya apakah rumahtanggamu tidak kelaparan dan pontang panting
Kalau semua yang seharusnya bertanggung jawab atas nasibmu bersikap acuh tak acuh atas kesejahteraan keluargamu, pendidikan anak-anakmu, keselamatan nyawamu dan lempangnya jalan ke hari depanmu
Maka sebelum itu bisa diubah: engkau tetap bangkit, menciptakan kerja dan kemandirian tanpa putus asa, sambil kapan saja sesempatnya mewiridkan Hasbunallah wa ni’mal wakiil, engkau puja-puja asmaNya Ya Waasi’ Ya Fattaah Ya Rozzaaq, dan engkau tirukan istiqamah hidupnya Rasulullah Agung Muhammad saw: Innanii yuth’imunii robbii wa yasyqiinii. Sesungguhnya Allahlah yang memberiku makan dan minum

~ by samsira on 30 November 2007.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: